Bukan lagi rahasia umum, berproses menjadi seorang mahasiswi fakultas teknik pasti terkenal dengan image yang lebih mengarah ke laki-laki. Ya, pasalnya lebih dari setengah penghuni mahasiswa/i didalam fakultas teknik adalah kaum adam. Namun, argument itu mampu dipatahkan oleh beberapa orang mahasiswi dengan tetap mempertahankan khas kewanitaannya.

Salah satunya adalah  Aulya Fridayanti, atau akrab dipanggil aulya. Mahasiswi jurusan sistem informasi semester 4 ini, telah membuktikan bahwa wanita yang masuk teknik tidak harus berpose semacam laki-laki. Mahasiswi anggun yang berasal dari probolinggo ini suka menggeluti dunia fashion sejak smp kelas 2 hingga saat ini. Saat ditanya apa alasan aulya untuk tetap menggeluti fashion hingga saat ini “ salah satunya saya sangat menyukai fashion sampai saat ini” tuturnya.  Tidak hanya itu saja aulya juga memborong berbagai piala sejak tingkat sekolah dan aulya juga pernah mendapat juara best perfom hijab competion se jawa timur pada waktu kuliah.

Dengan kesibukan kuliah aulya apakah masih tetap bisa mengikuti event fashion show? “ ya harus bisa bagi waktu, tapi kalau waktu mata kuliah bentrok dengan event fashion, saya harus merelakan mata kuliah tersebut “ imbuhnya.  Aulya dengan pribadi yang suka dengan fashion mengatakan pada semua mahasiswi teknik “ alasan cewek – cewek teknik tidak jauh dari pendirian, cewek itu feminism kok dan feminim bukan berarti harus sexy, tapi feminim bisa di artikan dalam dunia teknik di aktivitasnya, bukan cewek lemah lagi tapi benar – benar cewek yang punya pendirian”.  Tuturnya dengan percaya diri.(ul)